Selasa, 25 Mei 2010

...Entah Kapan...

Gua duduk di sore yang tenang. Memperhatikan nyanyi sunyi yang terus menemani. Rona senja tak lagi menghangatkan. Entah kemana perginya rasa itu.

Tentang sore yang sunyi ini.

Mungkin, yang sampai saat ini, gua hanya menikmati semua yang terjadi. Membiarkannya mengalir. Membelasak masuk, menelusup dalam setiap ruang jeda yang tersisa.

Entah kapan, semua nyanyi sunyi ini berakhir tenang.

Tentang sunyi, sore yang sepi.

...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar