Rabu, 08 Desember 2010

Cukup Saja

Kali ini, dengan nuansa yang tenang. Hujan yang ditemani nyanyi angin dingin. Aku mulai mendapati keadaan tenang dan nyaman. Dengan diriku sendiri. Semuanya. Yang kelam. Dan hening.

Entah mengapa aku sedemikian berharap mendapatkan suatu hal yang pada kenyataannya hanya sebuah utopia. Dan di sore ini, ditemani secangkir coklat hangat dan seorang sahabat penikmat hidup, aku mengerti.

Mengerti untuk tidak mampu juga mengerti.

Buang saja semua jengah itu. Hitam yang memekatkan suasana tenang. Buang jauh semua. Aku muak dengan ketenangan yang pura pura. Pretensi yang tak tau terima kasih.

Dan kini, sedih membayangi...

Sherina :: Pergilah Kau #nowplaying