Rabu, 20 Oktober 2010

Kelabu

Bukan tentang sesuatu yang tak pasti
Sore yang tak mengenakkan hati
Untuk menyadari satu bagian
Yang tak mungkin pernah didapatkan
Untuk penantian di senja jingga yang merona
Yang berakhir pada suatu bentuk nyata
Bahwa itu takkan pernah ada

Tentang nyanyi sunyi yang kini mengalun
Sore ini kelabu
Desir basah yang terasa membiru
Untuk kemudian mengerti
Tak ada yang memberi rasa pasti

Semua
Berakhir disini...
(di senja kelabu mendengarkan :: Kenny G - Sentimental)

Senin, 11 Oktober 2010

Jeda Sepi

Lama tak bercerita
Sejenak bertukar sapa
Tentang langit kelabu
yang mendung...

Terkadang gue mikir tentang semua keadaan yang terjadi belakangan ini. Semakin dijalani kok semakin tak menentu. Ruang itu masih benar terasa sepinya. Hampa yang sunyi.

Gue berpikir semua jalinan itu teramat rumit. Mengikat satu sama lain. Jengah untuk mengurainya.

Gue udah cukup lama berdiri disini. Menunggu untuk keadaan yang tak pasti. Menghenyakkan diri dalam batas-batas tak bertepi. Sebuah Ironi. Nyanyi luka dalam sepi.

Dalam keheningan, terkadang gue terjaga. Untuk selanjutnya menyadari nyeri hati yang teramat sering menyapa. Menyisakan ruang hampa yang tak pernah berjeda.

Sepi ini teramat biru. Bukan tentang satu, tapi biru. Yang biru, kelabu. Dan dia sendu.

Nyanyi sepi, mengalun.
Kamu tahu,
Karena menunggu, tak pernah bertepi...
(Suatu sore mendengarkan :: Kate Winslet : What if)

Senin, 04 Oktober 2010

...Hhh...

Apa mungkin hanya rasa saja...
Teramat lama menunggu dan menanti
Seorang yang hadir di senja jingga
Walau untuk mengerti
Untuk jawaban yang masih tetap sama

Terkadang senja itu tak merona
Seperti membuang semua ketenangan hati
Lalu menggantinya dengan sepi

Pernah merasakan penantian?
Tentang seorang yang memberi hangat
Yang meronakan hati
Disini
Tetap dalam menunggu sepi
Sendiri

(...suatu sore menunggu kamu membuka hati...)